{"id":5193,"date":"2025-11-28T02:11:21","date_gmt":"2025-11-28T02:11:21","guid":{"rendered":"https:\/\/pgmi.uin-malang.ac.id\/?p=5193"},"modified":"2025-11-28T02:12:54","modified_gmt":"2025-11-28T02:12:54","slug":"di-tengah-isu-ai-dan-etika-dosen-pgmi-uin-malang-bongkar-krisis-kurikulum-teologi-ekologi-ideal-kandas-di-birokrasi-pendidikan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pgmi.uin-malang.ac.id\/?p=5193","title":{"rendered":"Di Tengah Isu AI dan Etika, Dosen PGMI UIN Malang Bongkar Krisis Kurikulum! Teologi Ekologi Ideal Kandas di Birokrasi Pendidikan"},"content":{"rendered":"\n<p>Malang, 28 November 2025 &#8211; Di tengah isu hangat tentang kecerdasan buatan (AI) dan tantangan etika, fokus terhadap krisis lingkungan tetap menjadi sorotan utama. Hal ini dibuktikan dalam perhelatan akbar The 4th IC-ISLEH (International Conference on Islam, Science, Language, Law, Education, Economics, and Humanity) yang diselenggarakan oleh Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.<\/p>\n\n\n\n<p>Mengusung tema &#8220;Islam, Artificial Intelligence, and Ethical Challenges: Contemporary Discourses in Education, Language, Law, Economy, and Society,&#8221; konferensi internasional ini menjadi panggung bagi para akademisi untuk membedah tantangan kontemporer.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam sesi paralel dengan sub-tema <em>Islamic Education and Pedagogical Transformation<\/em>, salah satu peneliti Program Studi PGMI UIN Malang, Sigit Priatmoko, mempresentasikan hasil risetnya yang berjudul &#8220;The Negotiation of Ecotheology Discourse.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Bongkar Kesenjangan Ideologi &#8216;Hijau&#8217;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Sigit Priatmoko, dalam paparannya, menyoroti adanya jurang pemisah atau <em>critical disconnect<\/em> antara visi teologis radikal dengan implementasi praktisnya di lapangan.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Destruksi lingkungan global yang terus meningkat menuntut respons etis dan transformatif fundamental dari institusi agama. Kementerian Agama (Kemenag) merespons dengan mengeluarkan dua dokumen kunci: Tafsir Ayat-ayat Ekologi (sebagai kerangka teologis ideal) dan Kurikulum Berbasis Cinta (sebagai implementasi pragmatis),&#8221; jelas Sigit.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, penelitian Sigit menggunakan metode Analisis Wacana Kritis (<em>Critical Discourse Analysis\/CDA<\/em>) menemukan temuan mengejutkan. Ia membongkar bagaimana ideologi &#8220;Hijau&#8221; yang visioner tersebut mengalami negosiasi dan reduksi saat memasuki mesin birokrasi kurikulum.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Studi kami mengungkapkan bahwa Teologi Ekologi Ideal telah direduksi menjadi Sosiocentrisme Pragmatis demi kepatuhan birokrasi. Visi teologis yang radikal dan <em>ekosentris<\/em> kandas menjadi sekadar kepatuhan administrasi pendidikan,&#8221; tegasnya, menunjukkan bahwa visi ideal Kemenag tidak terwujud maksimal di tingkat praktik.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Seruan untuk Pedagogi Kritis<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Untuk menjembatani kesenjangan tersebut, Sigit menyerukan pentingnya penerapan Pedagogi Kritis Lingkungan (<em>Critical Pedagogy of Environmental Discourse<\/em>) dalam pendidikan Islam.<\/p>\n\n\n\n<p>Ada tiga langkah krusial yang diajukan:<\/p>\n\n\n\n<ol start=\"1\" class=\"wp-block-list\">\n<li>Melatih Pembaca Kritis: Mendidik siswa untuk membaca tidak hanya Teks (<em>Wacana<\/em>) tetapi juga Realitas, sehingga memahami dinamika kekuatan di balik kerusakan lingkungan.<\/li>\n\n\n\n<li>Menghubungkan Titik: Menghubungkan isu-isu mikro (seperti <em>Fitnah<\/em>) dengan krisis makro (seperti <em>Corporate Disinformation<\/em> atau <em>Greenwashing<\/em>) untuk memulihkan relevansi struktural.<\/li>\n\n\n\n<li>Integrasi Sistemik: Mengintegrasikan Ekoteologi secara eksplisit ke dalam alat penilaian dan capaian pembelajaran, bukan sekadar pelengkap filosofis.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Sebagai penutup, Sigit Priatmoko menegaskan perlunya tindakan nyata. &#8220;Kami menyerukan agar Kemenag harus memperkuat Ekosentrisme dalam evaluasi kurikulum untuk merealisasikan kekuatan transformatif sejati dari ajaran Islam terhadap ekologi,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Presentasi ini menegaskan bahwa tantangan etika kontemporer tidak hanya berkisar pada teknologi AI, tetapi juga pada kemampuan lembaga pendidikan dan birokrasi untuk menerjemahkan nilai-nilai ideal ke dalam praktik nyata di lapangan.[*]<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Malang, 28 November 2025 &#8211; Di tengah isu hangat tentang kecerdasan buatan (AI) dan tantangan etika, fokus terhadap krisis lingkungan tetap menjadi sorotan utama. Hal ini dibuktikan dalam perhelatan akbar The 4th IC-ISLEH (International Conference on Islam, Science, Language, Law, Education, Economics, and Humanity) yang diselenggarakan oleh Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Mengusung tema [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5195,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-5193","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pgmi.uin-malang.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5193","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pgmi.uin-malang.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pgmi.uin-malang.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pgmi.uin-malang.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pgmi.uin-malang.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5193"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pgmi.uin-malang.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5193\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5194,"href":"https:\/\/pgmi.uin-malang.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5193\/revisions\/5194"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pgmi.uin-malang.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/5195"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pgmi.uin-malang.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5193"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pgmi.uin-malang.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5193"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pgmi.uin-malang.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5193"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}