Malang, 15 Desember 2025 – Kegiatan Kursus Mahir Dasar (KMD) Kepramukaan bagi para mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) telah resmi dibuka. Kegiatan yang dilakukan bersama Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Malang ini menandai komitmen kuat untuk melahirkan calon guru yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki bekal keterampilan kepramukaan yang matang. Tujuan utama KMD adalah membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan dasar kepramukaan, yang krusial agar mereka dapat menjadi Pembina Pramuka yang berkualitas dan kompeten di satuan pendidikan masing-masing kelak.
Pelaksanaan KMD ini dirancang secara intensif dan terbagi menjadi dua sesi utama yang mencakup aspek teori dan praktik. Sesi pertama, berfokus pada Materi Kelas, diselenggarakan selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu, 15-17 Desember 2025. Sesi teori ini mengambil tempat di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maulana Malik Ibrahim, di mana peserta mendapatkan materi dasar seperti Orientasi Kegiatan, Dinamika Kelompok, hingga pengenalan SKU-SKK-SPG (Syarat Kecakapan Umum – Khusus – Pramuka Garuda) serta Metode Kepramukaan.
Setelah mendapatkan bekal teori yang cukup, pelatihan dilanjutkan dengan sesi kedua yang lebih menantang: Materi Lapangan/Berkemah. Sesi praktikum ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, dari Kamis hingga Sabtu, 18-20 Desember 2025, bertempat di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kepramukaan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Malang. Di lokasi ini, para peserta akan menerapkan ilmu yang didapat melalui praktik langsung seperti Mendirikan Tenda (Pioneering), Praktik Ragam Pertemuan Pramuka, dan menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL).
Kurikulum KMD disusun secara holistik untuk memastikan setiap aspek kepramukaan terserap sempurna. Rangkaian kegiatan dimulai dengan Upacara Pembukaan yang khidmat, diikuti oleh sesi-sesi kelas yang membangun pemahaman dasar, hingga diakhiri dengan agenda penentu seperti Persidangan Nararya dan Upacara Penutupan. Seluruh proses ini diawasi ketat oleh Kwarcab Kota Malang, dengan keluaran berupa dokumen laporan kegiatan yang akan disampaikan kepada Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota Dewasa.
Melalui penyelenggaraan KMD ini, mahasiswa PGMI diharapkan memiliki kompetensi ganda yang sangat relevan dengan kebutuhan sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah saat ini. Keterlibatan aktif mahasiswa dalam kursus ini akan menghasilkan calon guru yang siap mengisi peran sebagai Pembina Pramuka yang cakap, berkontribusi nyata dalam pembentukan karakter, kepemimpinan, dan kemandirian siswa, sekaligus memperkuat peran Gerakan Pramuka di lingkungan pendidikan Kota Malang.[*]





