MIU Login

Mahasiswa PGMI Raih Prestasi Gemilang di Lomba Essay Inovasi Berkelanjutan Nasional 2025

PGMI (Yogyakarta; 9 Agustus 2025) — Fatimah Robiatus Tsaniyyah, mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, bersama timnya, Nadhira Haque Ramadhania dari Program Studi Perbankan Syariah dan Muhammad Zidane Ananda Suta dari Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi, berhasil meraih prestasi membanggakan di Lomba Essay Sustainable Innovations Essay Competition yang diselenggarakan oleh CAKAP RISET. Kompetisi ini merupakan ajang bergengsi yang diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia, menunjukkan antusiasme dan inovasi yang tinggi di kalangan mahasiswa. Fatimah dan timnya menunjukkan dedikasi dan kreativitas dalam menciptakan solusi yang relevan dengan tantangan pendidikan masa kini.

Kompetisi yang diadakan secara online pada bulan Juni 2025 ini menerima lebih dari 1.500 karya dari mahasiswa di seluruh Indonesia. Dari banyaknya peserta, hanya sekitar 150 tim yang terpilih untuk melanjutkan ke babak presentasi essay dalam bentuk poster di Universitas Widya Mataram, Yogyakarta. Acara ini dihadiri oleh berbagai universitas ternama, seperti Universitas Syiah Kuala, Universitas Indonesia, dan Universitas Gadjah Mada. Ini menunjukkan bahwa mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu bersatu untuk mengeksplorasi ide-ide inovatif yang dapat berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Tim Fatimah mengusung tema pendidikan dan digital dengan judul “Komunitas V-CAR untuk Negeri: Inovasi Mobil Edukasi Berbasis Virtual Reality sebagai Solusi Ketimpangan Akses Pendidikan di Wilayah 3T.” Ide ini muncul sebagai respons terhadap tantangan akses pendidikan di daerah tertinggal, terdepan, dan terpencil di Indonesia. Dengan memanfaatkan teknologi virtual reality, tim ini berupaya menghadirkan pengalaman belajar yang interaktif dan menarik bagi siswa di wilayah tersebut. Pendekatan inovatif ini tidak hanya memperkaya metode pembelajaran, tetapi juga memberikan harapan baru bagi peningkatan kualitas pendidikan di daerah yang sering terabaikan.

Dalam kompetisi yang penuh tantangan ini, tim Fatimah berhasil meraih predikat Outstanding Team di Ruangan 1, yang terdiri dari 10-13 tim. Selain itu, mereka juga memperoleh Bronze Medal dalam kategori The Most Innovative Idea. Keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras dan bimbingan dari Bapak Sigit Priatmoko, M.Pd. Tim Fatimah berharap inovasi yang mereka ciptakan dapat memberikan dampak positif bagi pendidikan di Indonesia, terutama bagi anak-anak di wilayah 3T. Dengan semangat dan dedikasi yang tinggi, mereka membuktikan bahwa generasi muda Indonesia mampu menciptakan solusi inovatif demi kemajuan pendidikan di tanah air. [*]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait