MIU Login

Madrasah Edu-Skills PGMI UIN Malang Tingkatkan Kualitas Guru MI Kota Batu Melalui Kurikulum Berbasis Cinta dan Pembelajaran Mendalam

Batu; 11 Desember 2025 – Madrasah Edu-Skills Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sukses berkontribusi dalam Workshop Guru MI se-Kota Batu pada Rabu, 10 Desember 2025. Acara strategis ini dibuka dengan Pembinaan Kepegawaian oleh Kepala Kemenag Kota Batu, menegaskan sinergi antara akademisi dan lembaga pemerintahan dalam upaya peningkatan mutu pendidikan madrasah. Melalui kegiatan ini, PGMI UIN Malang tampil sebagai garda terdepan dalam menyajikan inovasi pedagogi yang dibutuhkan oleh para pendidik di lapangan.

Fokus utama workshop ini adalah memperkenalkan dua pilar pengajaran revolusioner. Sesi pertama, yang dibawakan oleh Ahmad Abtokhi, M.Pd., membahas secara mendalam “Filosofi Kurikulum Berbasis Cinta).” Konsep ini mengajak para guru untuk menempatkan kasih sayang, empati, dan pemahaman humanis sebagai fondasi utama dalam setiap proses pembelajaran. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan sekolah yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga menjadi tempat yang aman dan suportif bagi perkembangan karakter siswa.

Selanjutnya, peserta diajak untuk menyelami “Konsep Dasar Pembelajaran Mendalam” yang disampaikan oleh Aghea Tahta Wahyu Azizah, S.Si Guru profesional sekaligus alumnus UIN Malang. Materi ini merupakan antitesis dari pembelajaran superfisial yang hanya menekankan hafalan. Deep Learning mendorong guru agar mampu merancang aktivitas kelas yang menantang siswa untuk berpikir kritis, menganalisis, dan menghubungkan materi pelajaran dengan konteks dunia nyata, sehingga pemahaman yang didapatkan menjadi permanen dan aplikatif.

Peran nyata Madrasah Edu-Skills PGMI UIN Malang semakin terlihat pada sesi praktik, di mana Nuril Nuzulia, M.PdI, memimpin “Praktik Implementasi dan Desain Pembelajaran Inovatif.” Sesi ini memastikan bahwa segala filosofi dan teori mutakhir yang telah dipaparkan dapat diterjemahkan secara langsung menjadi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang kreatif dan siap diimplementasikan. Dengan demikian, transfer pengetahuan dari kampus ke kelas menjadi lebih efektif dan terarah, menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik.

Secara keseluruhan, workshop ini menegaskan komitmen PGMI UIN Malang melalui unit Madrasah Edu-Skills-nya untuk terus berkontribusi aktif dalam memajukan kualitas guru madrasah. Dengan bekal Kurikulum Berbasis Cinta dan teknik Pembelajaran Mendalam, guru-guru MI Kota Batu kini diharapkan mampu mencetak generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan memiliki kematangan emosional serta spiritual. Inisiatif ini menjadi model ideal kolaborasi perguruan tinggi dan madrasah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. [*]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait