MIU Login

Pererat Silaturahmi dan Kolaborasi Akademik, PGMI UIN Malang dan UIN Yogyakarta Gelar Sit in Program & Cultural Studies

MALANG — Suasana penuh kehangatan dan semangat kolaborasi menyelimuti lingkungan Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang pada Selasa (13/10/2026). Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) UIN Malang secara resmi menyambut kedatangan rombongan kontingen akademisi dan mahasiswa dari PGMI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dalam gelaran agenda bertajuk Sit in Program & Cultural Studies. Bertempat di Aula Microteaching serta Ruang KDM 1, perhelatan lintas perguruan tinggi keagamaan Islam negeri ini diselenggarakan sebagai wadah strategis untuk memperkuat jaringan sinergi akademik, membangun ruang berbagi pengetahuan riset, sekaligus mempererat tali silaturahmi antardivisi keilmuan pendidikan dasar. Acara resmi ini dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Malang, Prof. Dr. H. Muhammad Walid, M.A., yang mengapresiasi tinggi inisiatif kolaboratif ini sebagai sarana penting untuk mencetak calon pendidik madrasah yang adaptif, unggul, berdaya saing global, serta berkarakter Islami.

Selain agenda akademis, puncak daya tarik kegiatan ini diwarnai oleh panggung pertunjukan seni budaya (Cultural Performance) yang menampilkan keanekaragaman kearifan lokal dari masing-masing kontingen. Delegasi dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta tampil begitu memikat melalui persembahan Tari Gugur Gunung yang kental akan filosofi gotong royong dan kebersamaan masyarakat Jawa, disusul keindahan seni tutur Geguritan Lumunturing Budaya yang sarat akan pesan-pesan moral mendalam. Tidak kalah memukau, tuan rumah PGMI UIN Malang menyambut jalinan persaudaraan ini lewat keanggunan gerak tari tradisional khas Jawa Timuran, yaitu Tari Gading Alit serta Tari Jaripah yang dibawakan secara energik dan penuh pesona. Kemeriahan atraksi seni lintas budaya ini berhasil menyedot perhatian seluruh tamu undangan yang hadir, menciptakan suasana hangat, serta mempertegas komitmen bersama dalam merawat nilai-nilai tradisi Nusantara di tengah era modernisasi.

Memasuki sesi utama, kegiatan dilanjutkan dengan agenda Paper Presentation Parallel yang menjadi forum penyampaian gagasan ilmiah terkini di bidang pendidikan dasar. Diskusi yang terbagi di dua ruangan tersebut menghadirkan pemikiran intelektual dari para akademisi ternama, seperti Rois Imron Rosi, M.Pd. mengenai Integrasi Sains dan Islam, Rizki Amelia, M.Pd. tentang Pendidikan Lingkungan di Sekolah Dasar, Dr. Saidul Muzakki mengenai Mobile Technology in Primary Education, serta Dr. Anisa dari UIN Sunan Kalijaga mengenai Critical Literacy-Based English Prose Learning. Sesi akademis ini berlangsung sangat interaktif ketika para mahasiswa presenter dari kedua institusi mempresentasikan hasil riset inovatif mereka secara lugas. Seluruh rangkaian kegiatan akademik dan kebudayaan yang berjalan dinamis serta penuh warna ini ditutup secara resmi dengan sesi foto bersama dan ramah tamah pada pukul 13.00 WIB, meninggalkan kesan mendalam akan pentingnya sinergi antar-PTKIN dalam mencetak lulusan pendidik madrasah yang unggul, adaptif, dan berwawasan luas.[*].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait