Malang, 29 Juli 2026 – Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan Rapat Persiapan Kurikulum 2026 sebagai langkah strategis dalam memperkuat mutu akademik dan memastikan kurikulum yang diterapkan mampu menjawab tantangan pendidikan masa depan. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dosen PGMI dan jajaran pengelola program studi sebagai forum untuk menyusun arah pengembangan kurikulum yang relevan, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan dunia pendidikan.
Rapat ini menjadi momentum penting dalam mengevaluasi implementasi kurikulum sebelumnya sekaligus merumuskan berbagai penyempurnaan yang selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta kebijakan pendidikan tinggi. Pembahasan difokuskan pada penguatan capaian pembelajaran lulusan (CPL), penyesuaian mata kuliah, strategi pembelajaran berbasis Outcome-Based Education (OBE), serta pengintegrasian nilai-nilai keislaman dan semangat Ulul Albab dalam setiap proses pembelajaran.
Dalam arahannya, Ketua Program Studi PGMI, Ahmad Abtokhi, M.Pd., menyampaikan bahwa pengembangan kurikulum harus mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi pedagogik yang kuat, tetapi juga adaptif terhadap perubahan zaman, inovatif dalam pembelajaran, serta siap menghadapi tantangan pendidikan di era digital. Oleh karena itu, penyusunan Kurikulum 2026 dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai masukan dari dosen, pemangku kepentingan, serta mempertimbangkan kebutuhan pengguna lulusan. Selain membahas struktur kurikulum, forum ini juga mendiskusikan penguatan pembelajaran berbasis riset, pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran, peningkatan kompetensi mahasiswa melalui program Merdeka Belajar, serta pengembangan kerja sama dengan berbagai institusi pendidikan di tingkat nasional maupun internasional. Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih kontekstual dan memberikan bekal kompetensi yang sesuai dengan tuntutan profesi guru Madrasah Ibtidaiyah.

Diskusi berlangsung secara aktif dan konstruktif dengan berbagai gagasan inovatif dari para dosen. Seluruh peserta rapat menunjukkan komitmen yang sama untuk menghadirkan kurikulum yang tidak hanya memenuhi standar nasional pendidikan tinggi, tetapi juga mampu memperkuat identitas khas PGMI UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sebagai program studi yang unggul dalam pengembangan pendidikan dasar berbasis nilai-nilai Islam. Melalui pelaksanaan Rapat Persiapan Kurikulum 2026, Program Studi PGMI UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan secara berkelanjutan. Kurikulum yang disusun diharapkan mampu melahirkan lulusan yang profesional, inovatif, berkarakter Ulul Albab, serta memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional maupun internasional, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan dasar di Indonesia.





