MIU Login

Tingkatkan Kualitas Calon Pendidik, PGMI UIN Malang Gandeng Sanggar Cokro Buwono dalam Pembinaan Prestasi dan Sertifikasi Seni

MALANG, 26 September 2026 – Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang resmi menggelar kegiatan Pembinaan Prestasi Mahasiswa Bidang Tari dan Musik yang digandengkan langsung dengan program sertifikasi keterampilan seni budaya lokal. Menggandeng Sanggar Tari dan Karawitan Cokro Buwono Malang sebagai mitra strategis pelaksana, program terpadu ini dirancang khusus untuk membekali calon pendidik Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Dasar (SD) dengan keahlian praktis di bidang kesenian tradisional. Berlangsung secara intensif selama lima pekan ke depan, program kolaboratif ini diikuti oleh 30 mahasiswa terpilih yang terbagi secara merata ke dalam dua kelompok minat utama, yaitu 15 mahasiswa peminatan seni tari dan 15 mahasiswa peminatan seni musik. Pendekatan kelompok kecil ini sengaja diterapkan oleh panitia penyelenggara agar seluruh proses pembelajaran, pendampingan teknis dari para instruktur profesional, serta eksplorasi karya seni dapat berjalan secara optimal, terarah, dan mendalam bagi setiap peserta mahasiswa PGMI yang terlibat di dalamnya.

Selama lima pekan pelaksanaan, para mahasiswa diajak mendalami secara komprehensif kekayaan budaya nusantara beserta teknik metodologi pengajarannya yang adaptif bagi anak usia sekolah dasar dan madrasah. Pada peminatan seni tari, fokus materi diarahkan pada penguasaan Tari Gading Alit serta ragam tari khas Malangan, meliputi pemahaman struktur gerak dasar, olah ekspresi, hingga pemaknaan filosofi pertunjukan yang terkandung di dalamnya. Sementara itu, pada peminatan seni musik, mahasiswa digembleng dalam pengolahan aransemen, harmonisasi, penguasaan instrumen musik karawitan Jawa, serta apresiasi lagu daerah dan religi seperti tembang Lir-Ilir. Melalui kurikulum pelatihan terstruktur ini, seluruh mahasiswa PGMI tidak hanya dituntut menguasai keterampilan teknis olah seni secara mandiri, tetapi juga dilatih secara komprehensif agar mampu mengemas serta menyajikan materi pembelajaran seni budaya secara interaktif, kreatif, dan menyenangkan ketika nantinya mereka mengabdi dan mendampingi para peserta didik di sekolah dasar kelak. Keahlian praktis unggulan ini diharapkan menjadi nilai tambah utama bagi portofolio profesional lulusan PGMI UIN Malang.

Acara pembinaan ini dibuka secara resmi oleh Kaprodi PGMI UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Ahmad Abtokhi, yang dalam sambutannya menekankan pesan moral mendalam mengenai pentingnya sertifikasi kompetensi seni sebagai bekal berharga calon pendidik. Beliau menyampaikan bahwa program sertifikasi ini menjadi langkah strategis untuk mencetak lulusan guru MI/SD yang multitalenta, kreatif, adaptif, serta berkarakter kuat dalam mengemban amanah pendidikan. Seorang pendidik profesional tidak hanya dituntut unggul dalam hal akademis di ruang kelas, tetapi juga harus mampu menjadi penggerak utama dalam melestarikan kearifan lokal serta menanamkan rasa cinta budaya kepada generasi muda sejak dini. Pimpinan Sanggar Cokro Buwono, turut menyambut antusias kerja sama ini dan menyatakan kesiapannya dalam memberikan pembinaan intensif bersama para instruktur berpengalaman dari Dusun Jambu, Desa Pulungdowo, Tumpang, hingga pementasan evaluasi dan uji kompetensi mahasiswa di akhir program mendatang. Sinergi ini diharapkan terus berkelanjutan demi melahirkan pendidik berkualitas yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian warisan budaya bangsa. [*]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait