MIU Login

Seru dan Penuh Prestasi: PELANGI PGMI UIN Malang 2026 Resmi ditutup dengan Meriah

MALANG, 26 Oktober 2026 – Pekan Olahraga Akademik dan Seni (PELANGI) yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang resmi ditutup pada Minggu (25/10). Perhelatan berskala nasional yang telah berlangsung sejak 28 September 2026 tersebut dipusatkan di area kampus dan dihadiri secara langsung oleh jajaran dekanat, dosen, serta ratusan pemangku kepentingan akademik dari berbagai daerah. Agenda tahunan ini bertujuan sebagai instrumen strategis untuk menjaring potensi non-akademik sekaligus memperkuat integrasi nilai-nilai keislaman dan kebangsaan pada generasi muda. Pelaksanaan upacara penutupan berjalan dengan khidmat dan tertib, menandai berakhirnya seluruh rangkaian kompetisi yang telah berjalan secara simultan selama hampir satu bulan penuh dengan tingkat partisipasi publik yang sangat tinggi.

Para pemenang Lomba Badminton dan Tahfidz Juz 30 PELANGI 2026

Upacara penutupan tersebut diakhiri secara resmi oleh Kepala Program Studi PGMI UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Ahmad Abtokhi, M.Pd. Dalam pidato resminya, Ahmad Abtokhi menyampaikan apresiasi mendalam terhadap komitmen seluruh delegasi yang tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas serta objektivitas selama kompetisi berlangsung. Pihaknya juga memberikan penghormatan kepada komite pelaksana yang dinilai berhasil mengelola manajemen risiko dan logistik acara secara kondusif sehingga tidak ditemukan kendala operasional yang berarti. Manajemen program studi menegaskan bahwa esensi utama dari penyelenggaraan PELANGI bukan sekadar pencapaian prestasi monumental, melainkan pembentukan karakter kepemimpinan yang berintegritas, disiplin, dan adaptif terhadap dinamika perkembangan global guna mencetak lulusan yang kompetitif di masa depan.

Agenda krusial pada upacara penutupan tersebut adalah prosesi penganugerahan penghargaan serta penyerahan piala kepada para pemenang dari berbagai klaster perlombaan. Pada tingkat MI/SD, penghargaan diberikan kepada para pemenang kategori siswa dan umum yang meliputi cabang perlombaan tahfidz juz 30, mewarnai, kaligrafi, menari, menyanyi, badminton, serta olimpiade IPAS. Sementara itu, pada klaster mahasiswa, kompetisi difokuskan pada uji kompetensi pedagogik melalui lomba microteaching (praktik mengajar) guna mengukur kesiapan mahasiswa sebagai calon tenaga pendidik yang profesional dan inovatif. Evaluasi dari tim dewan juri menunjukkan adanya peningkatan kualitas metodologi pengajaran dan penguasaan materi yang signifikan dari para peserta mahasiswa bila dibandingkan dengan penyelenggaraan pada tahun-tahun sebelumnya.

Pemenang Lomba Menyanyi dan Kaligrafi PELANGI 2026

Sebagai bentuk diferensiasi program, PELANGI 2026 juga mengintegrasikan aspek pelestarian nilai kultural melalui penyelenggaraan lomba karya permainan tradisional tingkat nasional. Langkah kebudayaan ini diambil sebagai upaya konkret dalam menjaga ketahanan budaya nasional serta mencegah degradasi identitas lokal di tengah masifnya digitalisasi global. Seluruh rangkaian seremonial kemudian diakhiri dengan sesi dokumentasi resmi bersama jajaran pimpinan fakultas, para predikat juara, serta seluruh elemen kepanitiaan. Secara komprehensif, implementasi kegiatan PELANGI periode ini dinilai sukses mencapai target indikator kinerja utama program studi, baik dalam konteks perluasan jejaring akademik nasional maupun dalam pengembangan bakat dan kreativitas mahasiswa secara berkelanjutan.[*]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait